Penentuan laju reaksi: 2A(g) + 3B2(g) → 2AB3(g), dilakukan dengan mengukur perubahan konsentrasi A setiap 5 detik sehingga didapatkan data sebagai berikut: - Primalangga -->
Penentuan laju reaksi: 2A(g)   +   3B2(g)  →   2AB3(g), dilakukan dengan mengukur perubahan  konsentrasi A setiap 5 detik sehingga didapatkan data sebagai berikut:
Penentuan laju reaksi: 2A(g)   +   3B2(g)  →   2AB3(g), dilakukan dengan mengukur perubahan
konsentrasi A setiap 5 detik sehingga didapatkan data sebagai berikut:
Tentukan :
a. Laju reaksi rata-rata dari gas A pada setiap selang waktu.
b. Laju reaksi rata-rata setiap selang waktu berdasarkan gas AB3 yang dihasilkan.

PEMBAHASAN
a.     Selang waktu 0-5 detik
Selang waktu 5-10 detik
b.    Selang waktu 0-5 detik
Selang waktu 5-10 detik

Penentuan laju reaksi: 2A(g) + 3B2(g) → 2AB3(g), dilakukan dengan mengukur perubahan konsentrasi A setiap 5 detik sehingga didapatkan data sebagai berikut:

PENGUMUMAN

KUNCI JAWABAN MANDIRI K13N SMA KELAS 10-12 LENGKAP. KLIK DISINI.!

Penentuan laju reaksi: 2A(g)   +   3B2(g)  →   2AB3(g), dilakukan dengan mengukur perubahan  konsentrasi A setiap 5 detik sehingga didapatkan data sebagai berikut:
Penentuan laju reaksi: 2A(g)   +   3B2(g)  →   2AB3(g), dilakukan dengan mengukur perubahan
konsentrasi A setiap 5 detik sehingga didapatkan data sebagai berikut:
Tentukan :
a. Laju reaksi rata-rata dari gas A pada setiap selang waktu.
b. Laju reaksi rata-rata setiap selang waktu berdasarkan gas AB3 yang dihasilkan.

PEMBAHASAN
a.     Selang waktu 0-5 detik
Selang waktu 5-10 detik
b.    Selang waktu 0-5 detik
Selang waktu 5-10 detik
Load Comments

Dapatkan Pembahasan Terupdate

Notifications

Disqus Logo
close