Primalangga - Portal Pendidikan Indonesia
Suatu molekul mRNA mempunyain urutan triplet basa nitrogen: ⁵' AUG-CAU-AAG-UAA ³'

Suatu molekul mRNA mempunyain urutan triplet basa nitrogen: ⁵' AUG-CAU-AAG-UAA ³'

a. sebutkan urutan triplet basa nitrogen pada untai DNA sense
b. sebutkan urutan triplet basa nitrogen pada untai DNA antisense
c. sebutkan urutan triplet basa nitrogen pada tRNA
d. tentukan urutan dan jumlah asam amino yang terbentuk pada rantai polipeptida jika diketahui AUG = metionin, GUA= valin, CAU= histidin, AAG= Lisin, UCC = fenilanin, dan UAA=stop.

Jawaban:

⁵' AUG-CAU-AAG-UAA ³'

a. DNA sense:  ³' TAC-GTA-TTC-ATT ⁵'
b. DNA antisense: ⁵' ATG-CAT-AAG-TAA ³'
c. Anti kodon (tRNA): ³' UAC-GUA-UUC-AUU ⁵'
d. Urutan asam amino: metionin, histidin, Lisin (Jumlah asam amino: 3 macam)

*atau baca buku halaman 120

Baca Selengkapnya : Pembahasan Uji Kompetensi Materi Genetik (Buku Erlangga K-13 Kelas 12) dan Pembahasannya

Suatu molekul mRNA mempunyain urutan triplet basa nitrogen: ⁵' AUG-CAU-AAG-UAA ³'

Bagaimanakah hasil replikasi DNA yang salah satu untainya adalah ⁵' AAT-TGG-CCG-GCT-AGC ³'?

Bagaimanakah hasil replikasi DNA yang salah satu untainya adalah ⁵' AAT-TGG-CCG-GCT-AGC ³'?

Jawaban:

DNA
⁵' AAT-TGG-CCG-GCT-AGC ³'

Replikasi:
⁵' TTA-ACC-GGC-CGA-TCG ³'

*atau baca buku halaman 108
Baca Selengkapnya : Pembahasan Uji Kompetensi Materi Genetik (Buku Erlangga K-13 Kelas 12) dan Pembahasannya

Bagaimanakah hasil replikasi DNA yang salah satu untainya adalah ⁵' AAT-TGG-CCG-GCT-AGC ³'?

Apa yang dimaksud taham inisiasi, elongasi, dan terminasi dalam transkripsi DNA?

Apa yang dimaksud taham inisiasi, elongasi, dan terminasi dalam transkripsi DNA?

Jawaban:

1. Inisiasi

Pada prokariot maupun eukariot, proses translasi selalu dimulai pada kode genetika AUG, oleh karena itu kode tersebut disebut sebagai kode genetika inisiasi. Dalam hubungan ini protein yang baru terbentuk pertama kali pada eukariot maupun prokariot selalu diawali dengan methionin

2. Elongasi

Pada tahap elongasi dari translasi, asam amino-asam amino ditambahkan satu per satu diawali dari asam amino pertama (metionin). Ribosom akan terus bergerak dan membaca kodon-kodon di sepanjang mRNA. Masing-masing kodon akan diterjemahkan oleh tRNA yang membawa asam amino yang dikode oleh pasangan komplemen antikodon tRNA tersebut. Di dalam ribosom, metionin yang pertama kali masuk dirangkaikan dengan asam amino yang di sampingnya membentuk dipeptida. Ribosom terus bergeser, membaca kodon berikutnya. Asam amino berikutnya dirangkaikan dengan dipeptida yang telah terbentuk sehingga membentuk tripeptida. Demikian seterusnya proses pembacaan kode genetika itu berlangsung di dalam ribosom, yang diterjemahkan ke dalam bentuk asam amino guna dirangkai menjadi polipeptida.

3. Terminasi

Tahap akhir translasi adalah terminasi. Elongasi berlanjut hingga ribosom mencapai kodon stop. Triplet basa kodon stop adalah UAA, UAG, dan UGA. Kodon stop tidak mengkode suatu asam amino melainkan bertindak sebagai sinyal untuk menghentikan translasi. Polipeptida yang dibentuk kemudian “diproses” menjadi protein. [Brainly]

*atau baca buku halaman 117-119
Baca Selengkapnya : Pembahasan Uji Kompetensi Materi Genetik (Buku Erlangga K-13 Kelas 12) dan Pembahasannya

Apa yang dimaksud taham inisiasi, elongasi, dan terminasi dalam transkripsi DNA?

Apa yang dimaksud dengan transkripsi dan translasi dalam proses sintesis protein?

Apa yang dimaksud dengan transkripsi dan translasi dalam proses sintesis protein?

Jawaban:
Transkripsi adalah sintesis RNA pada suatu cetakan DNA dengan enzim RNA polimerase.
Translasi adalah sintesis polipeptida dengan menggunakan informasi genetik yang dikode pada suatu molekul mRNA.

*Baca buku halaman 117
Baca Selengkapnya : Pembahasan Uji Kompetensi Materi Genetik (Buku Erlangga K-13 Kelas 12) dan Pembahasannya

Apa yang dimaksud dengan transkripsi dan translasi dalam proses sintesis protein?

Jelaskan perbedaan teori replikasi DNA konservatif, semi konservatif, dan dispersif

Jelaskan perbedaan teori replikasi DNA konservatif, semi konservatif, dan dispersif

Jawaban:

Model konservatif
ketida induk atau yang lama tidak berubah dan berfungsi sebagai cetakan, Jadi, heliks ganda DNA baru tidak mengandung polinukleotida lama.
Model semikonservatif
Kedua rantai polinukleotida berpisah, kemudian masing-masing utai nukleotida membuat untai polinukleotida baru sebagai pelengkapnya. Jadi, diperoleh dua helik ganda. DNA yang masing-masing mengandung satu untai polinukleotida lama dan satu polinukleotida baru.
Model dispersif

Beberapa bagian kedua untai polinukleotida lama secara tersebar berfungsi sebagai cetakan, kemudia masing-masing bagian tersebut membuat bagian -bagian polinukleotida baru sebagai pelengkapnya. Jadi, diperoleh dua heliks ganda DNA yang masing-masing mengandung molekul DNA lama dan DNA baru secara berselang-seling pada kedua untai polinukleotida.

*Baca buku halaman 107
Baca Selengkapnya : Pembahasan Uji Kompetensi Materi Genetik (Buku Erlangga K-13 Kelas 12) dan Pembahasannya

Jelaskan perbedaan teori replikasi DNA konservatif, semi konservatif, dan dispersif

Gambarkan bentuk kromosom metasentrik, submetasentrik, akrosentrik, dan telosentrik.

Gambarkan bentuk kromosom metasentrik, submetasentrik, akrosentrik, dan telosentrik.

Jawaban:
Satu kromosom tanpa replikasi

Kromosom yang bereplikasi


*Baca buku halaman 101
Baca Selengkapnya : Pembahasan Uji Kompetensi Materi Genetik (Buku Erlangga K-13 Kelas 12) dan Pembahasannya

Gambarkan bentuk kromosom metasentrik, submetasentrik, akrosentrik, dan telosentrik.

Dapatkan Pembahasan Terupdate

close