Pengertian, Jenis dan Ciri-Ciri Virus Materi Biologi Kelas X - Primalangga -->
Sudah bukan hal yang jarang bahwa tiap penyakit kini sering kali berasal dari virus. virus memang ada membahayakan dan ada yang tidak. beberapa virus terkadang hanya menyebabkan gejala sakit ringan seperti batuk dan pilek.

lalu tahukah kamu apa itu virus? jika belum, maka mimin akan sedikit berbagi tentang pengertian virus. akan lebih baik jika kita dapat mengetahui ciri-ciri virus agar kita dapat berhati-hati agar terhindar dari penularan oleh orang lain.

pada artikel ini mencakup rangkuman materi tentang virus terlengkap karean ini memang untuk teman-teman yang kelas `10. semoga dapat menjawab keinginan semua yang berkunjung.

Pengertian dan Ciri-Ciri Virus

A. Sejarah Penemuan Virus

1. Adolf Mayer, Saintis Jerman (1883)
melakukan percobaan untuk mengetahui penyebab penyakit mosaik pada tanaman tembakau. menyemprotkan ekstrak daun tembakau yang terkena penyakit mosaik ke tanaman tembakau yang sehat.

ternyata penyakit mosaic dapat menular ke daun-daun tanaman yang sehat.
namun tidak menemukan adanya mikroba penyebab penyakit tersebut.
ia menduga bahwa penyakit mosaic disebabkan oleh bakteri yang berukuran kecil yang tidak dapat dilihat oleh mikroskop cahaya.

2. Dimitri Ivanowsky, Ahli Biologi Rusia (1892)
menguji kembali hasil percobaan Adolf Mayer 
mencoba melewatkan ekstrak daun tembakau yang sudah terkena penyakit mosaic melalui suatu saringan porselen yang dirancang khusus untuk menyaring bakteri
ternyata ekstrak  hasil saringan tersebut masih dapat menyebabkan penyakit

ia berkesimpulan : pertama, penyakit mosaic tersebut merupakan baketri pathogen yang berukuran kecil, sehingga dapat melewati saringan. Kedua, bakteri tersebut mungkin mengandung racun penyebab penyakit mosaik

3. Martius Beijerinck, Ahli Mikrobiologi (1897)
menyemprotkan hasil saringan dari ekstrak tanaman tembakau yang terkena penyakit ke tanaman tembakau yang sehat secara bertingkat
ternyata masih tetap semua tanaman tembakau menjadi sakit
ia berkesimpulan banwa penyakit mosaic mungkin disebabkan oleh partikel yang sangat kecil dan sederhana dibandingkan bakteri

4. Wendell M. Stanley, Saintis Amerika Serikat (1935)
berhasil mengkristalkan partikel penginfeksi tersebut
yang kemudian dikenal dengan nama virus mosaic tembakau (tobacco mosaic virus / TMV)

hal diatas merupakan pengertian virus menurut para ahli yang biasa diperkenalkan pada jenjang sma.

B. Ciri-Ciri Virus

Ukuran 5-500 nm (nano meter)
Struktur  tubuh tersusun atas : kapsid (protein) yang tersusun atas kapsomer dan asam nukleat (DNA atau RNA)

Dapat melewati filter bakteri
Bentuk bervariasi : seperti huruf  T, batang, bola, jarum dll
Mampu berkembangbiak (berproliferasi) pada sel / jaringan yang hidup
Tidak memiliki organel metabolic seperti ribosom, sitoplasma dan membrane sel
Tidak memiliki kemampuan untuk melakukan sintesis protein dan membentuk ATP
Dapat dikristalkan seperti halnya benda tak hidup

C. Struktur Dan Bentuk Virus

Pengertian, Jenis dan Ciri-Ciri Virus Materi Biologi Kelas X
1. Bagian luar 
a. Kapsid (protein), berfungsi untuk melindungi asam nukleat dan berperan dalam perlekatan virion pada sel inang sebelum terjadi infeksi.
Kapsid tersusun dari sejumlah besar subunit protein yang biasa disebut kapsomer
Kapsomer merupakan kumpulan polipeptida.

Setiap virus memiliki kapsomer yang jumlah molekul proteinnya berbeda-beda
Bentuk kapsid bermacam-macam : batang, bulat, oval dan hurup T

b.  Kapul pembungkus 
Letaknya menyelubungi kapsid dan tersusun dari bahan lipoprotein
Berperan dalam menginfeksi inangnya
Tidak dimiliki oleh semua virus, hanya virus flu, virus herpes dan beberapa virus yang menginfeksi hewan

2. Bagian dalam
DNA atau RNA
Berbagai protein (enzim)
Bentuk Virus

D. Reproduksi Virus

1. Daur Litik (pecah)
Absorpsi : penempelan virus pada sel bakteri
Penetrasi/injeksi : masuknya asam nukleat (DNA/RNA) ke dalam sel bakteri
Replikasi/sintesis : pengambil alihan materi genetic inang dan sintesis asam nukleat virus
Eklifase : perakitan virus baru (pematangan)
Lisis : pecahnya sel inang (pelepasan)

2. Daur Lisogenik
Absorpsi : penempelan virus pada sel bakteri.
Penetrasi : masuknya asam nukleat (DNA/RNA) ke dalam sel bakteri.
Materi genetic virus bergabung dengan materi genetic inang membentuk profaga.
Bakteri bereproduksi secara normal, menyalin profaga dan mewariskannya pada sel anak bakteri.

Banyaknya pembelahan sel menghasilkan koloni bakteri yang terinfeksi profaga.
Kadang-kadang sel bakteri yang membawa profaga dalam kromosomnya akan mengalami lisis dan melepaskan partikel faga.



Jenis Virus
Contoh
Keterangan
Virus Tumbuhan
Tobacco Mosaik Virus (TMV)
Menyerang tanaman tembakau
Citus Vein Phloem Degeneration
Menyerang pohon jeruk
Virus Tungro
Menyerang padi
Virus Kerdil Tomat
Menyerang tomat
Virus Hewan
Rabies
Menyerang anjing, kucing dan monyet
New Castel Diseases Virus(NCDV)
Menyerang unggas (tetelo)
Foot and Mouth Diseases
Menyerang ternak sapid an kerbau
Virus Gumboro
Menyerang ayam
Virus Manusia
Influenza  (Virus RNA)
Menyerang saluran pernapasan
Hepatitis  (Virus RNA)
Menyerang organ hati
Poliomeylitis (polio)  (Virus RNA)
Menyerang faring dan usus halus
Virus leikosis (leukemia)
Menyerang darah
Rhinovirus (demam) (Virus RNA)
Menyerang saluran pernapasan
Gondongan  (Virus RNA)
Menyerang kelenjar ludah
Morbili (campak)  (Virus RNA)
Menyerang saluran pernapasanmenyebar ke kulit dan usus halus
Variola (cacar)  (Virus DNA)
Menyerang kulit
HIV (Human Immunodeficiency Virus) (Virus RNA)
Menyerang kekebalan tubuh
Virus Bakteri
 Bakteriofaga (faga) merupakan virus yang meyerang bakteri
Catatan :
Selain merugukan virus juga berperan penting dalam bidang rekayasa genetik. Virus digunakan untuk cloning gen (produksi DNA yang secara genetik identik) dan terapi gen

E. Peranan Virus 

 Virus juga berguna bagi kelangsungan hidup manusia. Berikut peranan virus yang menguntungkan dan merugikan:

1. Peranan virus yang menguntungkan
- Pembuatan antitoksin
- Melemahkan bakteri
- Memproduksi vaksin
- Peranan virus yang merugikan
- Peranan virus yang merugikan yakni berupa penyakit, baik penyakit pada manusia, hewan, maupun tumbuhan

F. Penyakit pada Manusia:

1. AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrom) AIDS adalah penyakit yang menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh.

2. Hepatitis, disebabkan oleh virus hepatitis. Ada tiga tipe hepatitis, yaitu hepatitits A, hepatitis 
B, dan hepatitis C. Gejala-gejalanya: demam, mual, muntah-muntah, perubahan warna kulit dan selaput lendir berwarna kuning.

3. DB(Demam Berdarah) disebabkan oleh virus dengue. Virus ini dapat menyebabkan menurunnya kadar trombosit dan menyebabkan pecahnya kapiler darah sehingga gejala-gejala yang tampak adalah adanya bercak-bercak merah pada kulit, demam panas tinggi, sakit kepala, mimisan lebih parah lagi pendarahan pada organ-organ tubuh dan dapat menyebabkan kematian. Vektor penyebab penyakit ini adalah nyamuk Aedes aegypti.

4. SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome). Penyakit ini disebabkan oleh virus corona yang dibawa oleh mamalia golongan musang dan rakun.

Influenza. Penyakit ini disebabkan oleh Orthomyxovirus. Morfologinya seperti bola, virus ini menyerang saluran pernapasan sehingga penderita mengalami kesulitan bernapas
Gondong. Penyebab penyakit ini adalah Paramyxovirus. Virus yang hanya memiliki ARN (asam ribo nukleat) saja.

5. Herpes Simpleks. Herpes merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya bintik merah bernanah dan berkelompok di kulit, dan disertai oleh demam. Penyebab herpes adalah virus anggota famili  Herpertoviridae.

6. Campak (Morbili). Campak disebabkan oleh virus paramyxovirus yang tidak rnengandung enzim neurominidase.

7.Polio. Polio disebabkan oleh poliovirus.

8. Ebola. Disebabkan oleh virus ebola.

9. Mata Merah (Belek)

G. Penyakit pada Hewan:

1. Rabies (Anjing gila). Penyebab rabies adalah Rabdovirus. 
Food and Mouth Diseases (FMD). Penyebab penyakit kuku dan mulut pada hewan ternak seperti kerbau, sapi, domba, dan kuda.

2. Tetelo (sampar ayam). Penyakit Tetelo atau NCD (New Castle Disease) menyerang pada unggas.

3. Kanker pada Ayam. Disebabkan oleh RSV (Rous Sarcoma Virus)

4. Flu Burung. Disebabkan oleh Virus Avian influenza (H5N1), Virus Avian influenza umumnya menyerang unggas, tetapi dapat pula menyerang burung-burung, hewan, bahkan manusia.

5. Penyakit pada Tumbuhan
Mozaik, ditandai bercak kuning pada tembakau. Disebabkan oleh TMV (Tobacco Mozaic Virus)

6. CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) penyebab penyakit pada jeruk, yang menyebabkan rusaknya pembuluh angkut (floem)

7.Tungro, penyebab penyakit kerdil pada tanaman padi. Vektornya adalah wereng hijau dan wereng cokelat

yaa.. sekian ya pengertian dan ciri virus yang dipelajari pada kelas 10. semoga dapat membantu ya..

Pengertian, Jenis dan Ciri-Ciri Virus Materi Biologi Kelas X

PENGUMUMAN

KUNCI JAWABAN MANDIRI K13N SMA KELAS 10-12 LENGKAP. KLIK DISINI.!

Sudah bukan hal yang jarang bahwa tiap penyakit kini sering kali berasal dari virus. virus memang ada membahayakan dan ada yang tidak. beberapa virus terkadang hanya menyebabkan gejala sakit ringan seperti batuk dan pilek.

lalu tahukah kamu apa itu virus? jika belum, maka mimin akan sedikit berbagi tentang pengertian virus. akan lebih baik jika kita dapat mengetahui ciri-ciri virus agar kita dapat berhati-hati agar terhindar dari penularan oleh orang lain.

pada artikel ini mencakup rangkuman materi tentang virus terlengkap karean ini memang untuk teman-teman yang kelas `10. semoga dapat menjawab keinginan semua yang berkunjung.

Pengertian dan Ciri-Ciri Virus

A. Sejarah Penemuan Virus

1. Adolf Mayer, Saintis Jerman (1883)
melakukan percobaan untuk mengetahui penyebab penyakit mosaik pada tanaman tembakau. menyemprotkan ekstrak daun tembakau yang terkena penyakit mosaik ke tanaman tembakau yang sehat.

ternyata penyakit mosaic dapat menular ke daun-daun tanaman yang sehat.
namun tidak menemukan adanya mikroba penyebab penyakit tersebut.
ia menduga bahwa penyakit mosaic disebabkan oleh bakteri yang berukuran kecil yang tidak dapat dilihat oleh mikroskop cahaya.

2. Dimitri Ivanowsky, Ahli Biologi Rusia (1892)
menguji kembali hasil percobaan Adolf Mayer 
mencoba melewatkan ekstrak daun tembakau yang sudah terkena penyakit mosaic melalui suatu saringan porselen yang dirancang khusus untuk menyaring bakteri
ternyata ekstrak  hasil saringan tersebut masih dapat menyebabkan penyakit

ia berkesimpulan : pertama, penyakit mosaic tersebut merupakan baketri pathogen yang berukuran kecil, sehingga dapat melewati saringan. Kedua, bakteri tersebut mungkin mengandung racun penyebab penyakit mosaik

3. Martius Beijerinck, Ahli Mikrobiologi (1897)
menyemprotkan hasil saringan dari ekstrak tanaman tembakau yang terkena penyakit ke tanaman tembakau yang sehat secara bertingkat
ternyata masih tetap semua tanaman tembakau menjadi sakit
ia berkesimpulan banwa penyakit mosaic mungkin disebabkan oleh partikel yang sangat kecil dan sederhana dibandingkan bakteri

4. Wendell M. Stanley, Saintis Amerika Serikat (1935)
berhasil mengkristalkan partikel penginfeksi tersebut
yang kemudian dikenal dengan nama virus mosaic tembakau (tobacco mosaic virus / TMV)

hal diatas merupakan pengertian virus menurut para ahli yang biasa diperkenalkan pada jenjang sma.

B. Ciri-Ciri Virus

Ukuran 5-500 nm (nano meter)
Struktur  tubuh tersusun atas : kapsid (protein) yang tersusun atas kapsomer dan asam nukleat (DNA atau RNA)

Dapat melewati filter bakteri
Bentuk bervariasi : seperti huruf  T, batang, bola, jarum dll
Mampu berkembangbiak (berproliferasi) pada sel / jaringan yang hidup
Tidak memiliki organel metabolic seperti ribosom, sitoplasma dan membrane sel
Tidak memiliki kemampuan untuk melakukan sintesis protein dan membentuk ATP
Dapat dikristalkan seperti halnya benda tak hidup

C. Struktur Dan Bentuk Virus

Pengertian, Jenis dan Ciri-Ciri Virus Materi Biologi Kelas X
1. Bagian luar 
a. Kapsid (protein), berfungsi untuk melindungi asam nukleat dan berperan dalam perlekatan virion pada sel inang sebelum terjadi infeksi.
Kapsid tersusun dari sejumlah besar subunit protein yang biasa disebut kapsomer
Kapsomer merupakan kumpulan polipeptida.

Setiap virus memiliki kapsomer yang jumlah molekul proteinnya berbeda-beda
Bentuk kapsid bermacam-macam : batang, bulat, oval dan hurup T

b.  Kapul pembungkus 
Letaknya menyelubungi kapsid dan tersusun dari bahan lipoprotein
Berperan dalam menginfeksi inangnya
Tidak dimiliki oleh semua virus, hanya virus flu, virus herpes dan beberapa virus yang menginfeksi hewan

2. Bagian dalam
DNA atau RNA
Berbagai protein (enzim)
Bentuk Virus

D. Reproduksi Virus

1. Daur Litik (pecah)
Absorpsi : penempelan virus pada sel bakteri
Penetrasi/injeksi : masuknya asam nukleat (DNA/RNA) ke dalam sel bakteri
Replikasi/sintesis : pengambil alihan materi genetic inang dan sintesis asam nukleat virus
Eklifase : perakitan virus baru (pematangan)
Lisis : pecahnya sel inang (pelepasan)

2. Daur Lisogenik
Absorpsi : penempelan virus pada sel bakteri.
Penetrasi : masuknya asam nukleat (DNA/RNA) ke dalam sel bakteri.
Materi genetic virus bergabung dengan materi genetic inang membentuk profaga.
Bakteri bereproduksi secara normal, menyalin profaga dan mewariskannya pada sel anak bakteri.

Banyaknya pembelahan sel menghasilkan koloni bakteri yang terinfeksi profaga.
Kadang-kadang sel bakteri yang membawa profaga dalam kromosomnya akan mengalami lisis dan melepaskan partikel faga.



Jenis Virus
Contoh
Keterangan
Virus Tumbuhan
Tobacco Mosaik Virus (TMV)
Menyerang tanaman tembakau
Citus Vein Phloem Degeneration
Menyerang pohon jeruk
Virus Tungro
Menyerang padi
Virus Kerdil Tomat
Menyerang tomat
Virus Hewan
Rabies
Menyerang anjing, kucing dan monyet
New Castel Diseases Virus(NCDV)
Menyerang unggas (tetelo)
Foot and Mouth Diseases
Menyerang ternak sapid an kerbau
Virus Gumboro
Menyerang ayam
Virus Manusia
Influenza  (Virus RNA)
Menyerang saluran pernapasan
Hepatitis  (Virus RNA)
Menyerang organ hati
Poliomeylitis (polio)  (Virus RNA)
Menyerang faring dan usus halus
Virus leikosis (leukemia)
Menyerang darah
Rhinovirus (demam) (Virus RNA)
Menyerang saluran pernapasan
Gondongan  (Virus RNA)
Menyerang kelenjar ludah
Morbili (campak)  (Virus RNA)
Menyerang saluran pernapasanmenyebar ke kulit dan usus halus
Variola (cacar)  (Virus DNA)
Menyerang kulit
HIV (Human Immunodeficiency Virus) (Virus RNA)
Menyerang kekebalan tubuh
Virus Bakteri
 Bakteriofaga (faga) merupakan virus yang meyerang bakteri
Catatan :
Selain merugukan virus juga berperan penting dalam bidang rekayasa genetik. Virus digunakan untuk cloning gen (produksi DNA yang secara genetik identik) dan terapi gen

E. Peranan Virus 

 Virus juga berguna bagi kelangsungan hidup manusia. Berikut peranan virus yang menguntungkan dan merugikan:

1. Peranan virus yang menguntungkan
- Pembuatan antitoksin
- Melemahkan bakteri
- Memproduksi vaksin
- Peranan virus yang merugikan
- Peranan virus yang merugikan yakni berupa penyakit, baik penyakit pada manusia, hewan, maupun tumbuhan

F. Penyakit pada Manusia:

1. AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrom) AIDS adalah penyakit yang menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh.

2. Hepatitis, disebabkan oleh virus hepatitis. Ada tiga tipe hepatitis, yaitu hepatitits A, hepatitis 
B, dan hepatitis C. Gejala-gejalanya: demam, mual, muntah-muntah, perubahan warna kulit dan selaput lendir berwarna kuning.

3. DB(Demam Berdarah) disebabkan oleh virus dengue. Virus ini dapat menyebabkan menurunnya kadar trombosit dan menyebabkan pecahnya kapiler darah sehingga gejala-gejala yang tampak adalah adanya bercak-bercak merah pada kulit, demam panas tinggi, sakit kepala, mimisan lebih parah lagi pendarahan pada organ-organ tubuh dan dapat menyebabkan kematian. Vektor penyebab penyakit ini adalah nyamuk Aedes aegypti.

4. SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome). Penyakit ini disebabkan oleh virus corona yang dibawa oleh mamalia golongan musang dan rakun.

Influenza. Penyakit ini disebabkan oleh Orthomyxovirus. Morfologinya seperti bola, virus ini menyerang saluran pernapasan sehingga penderita mengalami kesulitan bernapas
Gondong. Penyebab penyakit ini adalah Paramyxovirus. Virus yang hanya memiliki ARN (asam ribo nukleat) saja.

5. Herpes Simpleks. Herpes merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya bintik merah bernanah dan berkelompok di kulit, dan disertai oleh demam. Penyebab herpes adalah virus anggota famili  Herpertoviridae.

6. Campak (Morbili). Campak disebabkan oleh virus paramyxovirus yang tidak rnengandung enzim neurominidase.

7.Polio. Polio disebabkan oleh poliovirus.

8. Ebola. Disebabkan oleh virus ebola.

9. Mata Merah (Belek)

G. Penyakit pada Hewan:

1. Rabies (Anjing gila). Penyebab rabies adalah Rabdovirus. 
Food and Mouth Diseases (FMD). Penyebab penyakit kuku dan mulut pada hewan ternak seperti kerbau, sapi, domba, dan kuda.

2. Tetelo (sampar ayam). Penyakit Tetelo atau NCD (New Castle Disease) menyerang pada unggas.

3. Kanker pada Ayam. Disebabkan oleh RSV (Rous Sarcoma Virus)

4. Flu Burung. Disebabkan oleh Virus Avian influenza (H5N1), Virus Avian influenza umumnya menyerang unggas, tetapi dapat pula menyerang burung-burung, hewan, bahkan manusia.

5. Penyakit pada Tumbuhan
Mozaik, ditandai bercak kuning pada tembakau. Disebabkan oleh TMV (Tobacco Mozaic Virus)

6. CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) penyebab penyakit pada jeruk, yang menyebabkan rusaknya pembuluh angkut (floem)

7.Tungro, penyebab penyakit kerdil pada tanaman padi. Vektornya adalah wereng hijau dan wereng cokelat

yaa.. sekian ya pengertian dan ciri virus yang dipelajari pada kelas 10. semoga dapat membantu ya..
Load Comments

Dapatkan Pembahasan Terupdate

Notifications

Disqus Logo
close