Apabila sel hewan berada pada lingkungan yang hipertonik, sel menjadi.... - Primalangga -->
Apabila sel hewan berada pada lingkungan yang hipertonik, sel menjadi....

Apabila sel hewan berada pada lingkungan yang hipertonik, sel menjadi....

A. krenasi
B. lisis
C. plasmolisis
D. turgit
E. normal

Jawaban:
A. krenasi

Pembahasan:
Sel hewan tidak memiliki dinding sel. Jika berada pada larutan yang isotonik, volume sel hewan akan stabil (normal), misalnya sel eritrosit akan memiliki bentuk tetap jika dimasukan ke dalam larutan garam 1%. Jika sel hewan berada pada larutan hipertonik (larutan pekat), maka air di dalam sel akan keluar dari dalam sel., sehingga sel mengkerut (Krenasi). Namun jika sel hewan berda pada larutan hipotonik, maka air dari luar sel akan masuk ke dalam sel yang mengakibatkan sel membengkak bahkan pecah (lisis)

Apabila sel hewan berada pada lingkungan yang hipertonik, sel menjadi....

PENGUMUMAN

KUNCI JAWABAN MANDIRI K13N SMA KELAS 10-12 LENGKAP. KLIK DISINI.!

Apabila sel hewan berada pada lingkungan yang hipertonik, sel menjadi....

Apabila sel hewan berada pada lingkungan yang hipertonik, sel menjadi....

A. krenasi
B. lisis
C. plasmolisis
D. turgit
E. normal

Jawaban:
A. krenasi

Pembahasan:
Sel hewan tidak memiliki dinding sel. Jika berada pada larutan yang isotonik, volume sel hewan akan stabil (normal), misalnya sel eritrosit akan memiliki bentuk tetap jika dimasukan ke dalam larutan garam 1%. Jika sel hewan berada pada larutan hipertonik (larutan pekat), maka air di dalam sel akan keluar dari dalam sel., sehingga sel mengkerut (Krenasi). Namun jika sel hewan berda pada larutan hipotonik, maka air dari luar sel akan masuk ke dalam sel yang mengakibatkan sel membengkak bahkan pecah (lisis)

Load Comments

Dapatkan Pembahasan Terupdate

Notifications

Disqus Logo
close