Hitung berapa titik beku larutan H2SO4 1 molal yang terionisasi 90%. (Kf air = 1,86 C/molal) - Primalangga -->
Hitung berapa titik beku larutan H2SO4 1 molal yang terionisasi 90%. (Kf air = 1,86 C/molal)

Hitung berapa titik beku larutan H2SO4 1 molal yang terionisasi 90%. (Kf air = 1,86 C/molal)


Pembahasan


Sifat koligatif larutan merupakan sifat larutan yang tergantung pada jumlah zat terlarut pada larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. Ketika kita mencampurkan zat terlarut dan pelarut sifat kimia zat terlarut hanya mengalami sedikit perubahan, tetapi sifat fisis akan mengalami perubahan drastis ketika dicampurkan. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan jika sifat koligatif larutan tidak tergantung pada jenis zat terlarut. Yang merupakan sifat koligatif larutan adalah

1. Penurunan tekanan uap jenus (∆P)


2. Kenaikan titik didih (∆Tb)


3. Penurunan titik beku (∆Tf)


4. Tekanan osmotik (π)


Titik beku normal adalah suhu pada saat zat cair membeku pada tekanan 1 atm (76 cmHg atau 760 mmHg).  


Penurunan titk beku (∆Tf) merupakan selisih antara titik beku pelarut dengan titik beku larutan.  


dengan untuk Tf pelarut air =   


Penurunan titk beku (∆Tf) brbanding lurus dengan konsentrasi molal larutan.  


atau  


dengan :  


∆Tf = Kenaikan titik didih larutan  


m = Konsentarsi larutan dalam molal  


Kf = Penurunan titik beku molal   


a = massa zat terlarut (gram)  


p = massa zat pelarut (gram)  


m H₂SO₄ = 1 molal


α H₂SO₄ = 90%


α H₂SO₄ = 0,9


Kf air = 1,86°C/m


Titik beku larutan H₂SO₄

 

LANGKAH PERTAMA

Menentukan faktor Van't Hoff (i) H₂SO₄


Larutan H₂SO₄ adalah larutan elekrolit yang dapat menghantarkan arus litsrik. Sehingga besarnya sifat koligatif larutan elektrolit dipengaruhi oleh faktor Van’t Hoff (i).


Faktor Van’t Hoff (i) :


dengan :


i = faktor Van’t Hoff      


n = jumlah ion    


Untuk  


n = 2 (biner)


n = 3 (terner)


n = 4 (kuartener)


n = 5 (pentaner)


α = derajat ionisasi  


maka,


Larutan H₂SO₄ adalah larutan elektrolit yang dapat terionisasi sempurna menjadi ion - ionnya di dalam pelarutnya menurut reaksi :


H₂SO₄ ---> 2H⁺ + SO₄²⁻


                  I____I


                    2 + 1 = 3 ---> n = 3


i = 1 + (n - 1)α


i = 1 + (3 - 1)0,9


i = 1 + (2)0,9


i = 1 + 1,8


i = 2,8


LANGKAH KEDUA


Menentukan penurunan titik beku larutan H₂SO₄


Penurunan titik beku larutan  untuk larutan elektrolit


maka,


ΔTf H₂SO₄  = m x Kf x i


ΔTf  H₂SO₄= 1 x 1,86 x 2,8


ΔTf H₂SO₄ = 5,208°C


LANGKAH KETIGA


Menentukan titik beku larutan H₂SO₄



dengan untuk Tf pelarut air =   

maka,

Tf larutan H₂SO₄ = Tf pelarut - ΔTf


Tf larutan H₂SO₄ = 0 - 5,208°C


Tf larutan H₂SO₄ = - 5,208°C


Tf larutan H₂SO₄ = - 5,208°C


gimana? sudah mulai paham gak? semoga soal dan pembahasan sifat koligatif larutan diatas dapat membantu. untuk latihan yang lebih lengkap silakan klik link dibawah yaa..

Hitung berapa titik beku larutan H2SO4 1 molal yang terionisasi 90%. (Kf air = 1,86 C/molal)

PENGUMUMAN

Mimin akan sangat berterima kasih, Jika teman-teman mau BERDONASI secara GRATIS dengan cara "KLIK" iklan dibawah.

Hitung berapa titik beku larutan H2SO4 1 molal yang terionisasi 90%. (Kf air = 1,86 C/molal)

Hitung berapa titik beku larutan H2SO4 1 molal yang terionisasi 90%. (Kf air = 1,86 C/molal)


Pembahasan


Sifat koligatif larutan merupakan sifat larutan yang tergantung pada jumlah zat terlarut pada larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. Ketika kita mencampurkan zat terlarut dan pelarut sifat kimia zat terlarut hanya mengalami sedikit perubahan, tetapi sifat fisis akan mengalami perubahan drastis ketika dicampurkan. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan jika sifat koligatif larutan tidak tergantung pada jenis zat terlarut. Yang merupakan sifat koligatif larutan adalah

1. Penurunan tekanan uap jenus (∆P)


2. Kenaikan titik didih (∆Tb)


3. Penurunan titik beku (∆Tf)


4. Tekanan osmotik (π)


Titik beku normal adalah suhu pada saat zat cair membeku pada tekanan 1 atm (76 cmHg atau 760 mmHg).  


Penurunan titk beku (∆Tf) merupakan selisih antara titik beku pelarut dengan titik beku larutan.  


dengan untuk Tf pelarut air =   


Penurunan titk beku (∆Tf) brbanding lurus dengan konsentrasi molal larutan.  


atau  


dengan :  


∆Tf = Kenaikan titik didih larutan  


m = Konsentarsi larutan dalam molal  


Kf = Penurunan titik beku molal   


a = massa zat terlarut (gram)  


p = massa zat pelarut (gram)  


m H₂SO₄ = 1 molal


α H₂SO₄ = 90%


α H₂SO₄ = 0,9


Kf air = 1,86°C/m


Titik beku larutan H₂SO₄

 

LANGKAH PERTAMA

Menentukan faktor Van't Hoff (i) H₂SO₄


Larutan H₂SO₄ adalah larutan elekrolit yang dapat menghantarkan arus litsrik. Sehingga besarnya sifat koligatif larutan elektrolit dipengaruhi oleh faktor Van’t Hoff (i).


Faktor Van’t Hoff (i) :


dengan :


i = faktor Van’t Hoff      


n = jumlah ion    


Untuk  


n = 2 (biner)


n = 3 (terner)


n = 4 (kuartener)


n = 5 (pentaner)


α = derajat ionisasi  


maka,


Larutan H₂SO₄ adalah larutan elektrolit yang dapat terionisasi sempurna menjadi ion - ionnya di dalam pelarutnya menurut reaksi :


H₂SO₄ ---> 2H⁺ + SO₄²⁻


                  I____I


                    2 + 1 = 3 ---> n = 3


i = 1 + (n - 1)α


i = 1 + (3 - 1)0,9


i = 1 + (2)0,9


i = 1 + 1,8


i = 2,8


LANGKAH KEDUA


Menentukan penurunan titik beku larutan H₂SO₄


Penurunan titik beku larutan  untuk larutan elektrolit


maka,


ΔTf H₂SO₄  = m x Kf x i


ΔTf  H₂SO₄= 1 x 1,86 x 2,8


ΔTf H₂SO₄ = 5,208°C


LANGKAH KETIGA


Menentukan titik beku larutan H₂SO₄



dengan untuk Tf pelarut air =   

maka,

Tf larutan H₂SO₄ = Tf pelarut - ΔTf


Tf larutan H₂SO₄ = 0 - 5,208°C


Tf larutan H₂SO₄ = - 5,208°C


Tf larutan H₂SO₄ = - 5,208°C


gimana? sudah mulai paham gak? semoga soal dan pembahasan sifat koligatif larutan diatas dapat membantu. untuk latihan yang lebih lengkap silakan klik link dibawah yaa..

Load Comments

Dapatkan Pembahasan Terupdate

Notifications

Disqus Logo
close