Bagaimanakah cara penyebaran penyakit tidur yang disebabkan oleh Trypanosoma brucei gambiense. - Primalangga -->
Bagaimanakah cara penyebaran penyakit tidur yang disebabkan oleh Trypanosoma brucei gambiense.




Bagaimanakah cara penyebaran penyakit tidur yang disebabkan oleh Trypanosoma brucei gambiense.


Jawaban:




 Cberikut cara penyebaran penyakit tidur yang disebabkan oleh Trypanosoma brucei gambiense:
  1. Lalat tsetse Glossina palpalis yang mengandung Trypanosoma menggigit manusia. Trypanosoma kemudian beredar dalam jaringan darah.
  2. Trypanosoma hidup dan bereproduksi dengan cara pembelahan binner memanjang didalam jaringan darah manusia, getah bening limfa, dan berpotensi merusak saraf . Penderita akan mengalami demam, nyeri otot dan sendi, tidak dapat berjalan, tidak dapat berbicara, dan banyak tidur di siang hari tetapi tidak dapat tidur (insomia) dimalam hari. semakin lama penderita tidak bisa dibangunkan, dan akhirnya meninggal dunia.
  3.  Penyebaran kepada orang lain  dapat terus terjadi bila lalat tsetse menggigit serta menghisap darah penderita, kemudian menularkannya kepada orang lain.
  4.  Trypanosoma hidup di dalam saluran pencernaan lalat tsetse selama 20-30 hari.  Trypanosoma infekstif akhirnya menetap dikelenjer air liur lalat tsetse. Lalat tsetse banyak terdapat disepanjang tepi sungai di afrika bagian barat dan tengah. Lalat tersebut mampu terbang dengan jarak jangkau hingga mencapai 3 mil dan biasanya menggigit pada waktu siang hari.

Baca Selengkapnya : Pembahasan Uji Kompetensi Materi Protista Buku Biologi Erlanga Kelas 10

Bagaimanakah cara penyebaran penyakit tidur yang disebabkan oleh Trypanosoma brucei gambiense.

PENGUMUMAN

KUNCI JAWABAN MANDIRI K13N SMA KELAS 10-12 LENGKAP. KLIK DISINI.!

Bagaimanakah cara penyebaran penyakit tidur yang disebabkan oleh Trypanosoma brucei gambiense.




Bagaimanakah cara penyebaran penyakit tidur yang disebabkan oleh Trypanosoma brucei gambiense.


Jawaban:




 Cberikut cara penyebaran penyakit tidur yang disebabkan oleh Trypanosoma brucei gambiense:
  1. Lalat tsetse Glossina palpalis yang mengandung Trypanosoma menggigit manusia. Trypanosoma kemudian beredar dalam jaringan darah.
  2. Trypanosoma hidup dan bereproduksi dengan cara pembelahan binner memanjang didalam jaringan darah manusia, getah bening limfa, dan berpotensi merusak saraf . Penderita akan mengalami demam, nyeri otot dan sendi, tidak dapat berjalan, tidak dapat berbicara, dan banyak tidur di siang hari tetapi tidak dapat tidur (insomia) dimalam hari. semakin lama penderita tidak bisa dibangunkan, dan akhirnya meninggal dunia.
  3.  Penyebaran kepada orang lain  dapat terus terjadi bila lalat tsetse menggigit serta menghisap darah penderita, kemudian menularkannya kepada orang lain.
  4.  Trypanosoma hidup di dalam saluran pencernaan lalat tsetse selama 20-30 hari.  Trypanosoma infekstif akhirnya menetap dikelenjer air liur lalat tsetse. Lalat tsetse banyak terdapat disepanjang tepi sungai di afrika bagian barat dan tengah. Lalat tersebut mampu terbang dengan jarak jangkau hingga mencapai 3 mil dan biasanya menggigit pada waktu siang hari.

Baca Selengkapnya : Pembahasan Uji Kompetensi Materi Protista Buku Biologi Erlanga Kelas 10
Load Comments

Dapatkan Pembahasan Terupdate

Notifications

Disqus Logo
close