Contoh Conditional Sentece Type 2 dan Kalimat Faktanya - Primalangga -->
Contoh conditional sentence type 2
Contoh conditional sentence type 2 – Haiiii… semua, apa kabar? Baik kan? Kali ini kita akan belajar apa ya? Ayo coba tebak.! Yaappp.. kamu yang disana benar. Kita akan mempelajari tentang conditional sentence type 2 beserta faktanya. Selain itu kita juga akan belajar contoh kalimat conditional sentence type 2. Conditional sentences atau if clause type 2 ini sedikit berbeda dengan conditional sentence type 1. Namun memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai kalimat pengandaian. Jika belum paham, saya sarankan dulu membaca “contoh kalimat conditional sentence type 1” sebagai refrensi saja. Disana juga tersedia contoh soal dan kalimat faktanya.

Perbedaan mendalam pada conditional sentence type 2 dan 1 yaitu terletak pada penulisan faktanya yang mana fakta conditional sentence type 2 ditulis dalam past tense. Sehingga kadang disebut past conditional sentences.

baca juga : ulasan lengkap conditional sentence type 1 2 dan 3


Contoh conditional sentece type 2

Kegunaan Conditional Sentence Type 2 

If clause type 2 atau Kalimat pengandaian Type II ini dapat digambarkan bahwa situasi atau tindakan yang terjadi di masa sekarang berbeda dengan apa yang sesungguhnya terjadi saat ini. Pembicara menganggap bahwa situasi tidak benar-benar akan berubah. Maksudnya, suatu tindakan bisa saja terjadi di masa depan hanya saja kemungkinannya kecil. Selain itu, si pembicara hanya membayangkan " apa yang akan terjadi jika keadaanya tidak seperti yang terjadi saat ini... "Contoh: If the whether is fine today, i would go to the mountain. “ Jika cuacanya baik hari ini, saya akan pergi ke gunung.” (pada saat berbicara, keadaan cuacanya sedang tidak baik ).

Contoh: If I met him, I would give him an invitation card today.

Pada keadaan ini, aku akan melaksanakan pesta ulang tahun sesuai tanggal yang sudah ditentukan. Aku mencari salah satu sahabatku untuk ku ajak datang ke pesta dengan memberikannya kartu undangan. Saying sekali aku tidak menemukannya meski telah kucari kemanapun. Maka fakta dari pengandaian di atasa adalah “I don’t meet him, so i don’t give him the invitation.”'

Contoh: If Jono had the money, he would buy a  super bike

Aku kenal dengan dengan jono. Aku juga tahu dia penggila motor, ia sering kali menonton moto GP. Dari hal itu aku sudah dapat menentukan, jika jono sudah memiliki uang maka ia akan menghabiskan uangnya untuk membeli super bike. Maka fakta dari kalimat ini adalah “Jono doesn’t have enough money, so he doesn’t buy a sport car.”


Rumus Conditional Sentence Type 2

Sebagai pengingat saja saya tampilkan kembali table dibawah ini semoga dapat dipahami dengan baik.

Dependent Clause
Main Clause
IF + SIMPLE PAST,
PAST FUTURE.
Main Clause
Dependent Clause
PAST FUTURE +
IF + SIMPLE PAST.

Keterangan:
1. Pola kalimat SIMPLE PAST dalam If Clause adalah: S + V2 + O/C untuk kalimat yang memiliki kata kerja dan S + TOBE [WERE] + C untuk kalimat yang tidak memiliki kata kerja. Selain itu, WERE adalah satu – satunya TOBE yang dipakai pada pengandaian type ini.
2. Pola kalimat PAST FUTURE dalam If Clause adalah S + WOULD  + V1 / BE + O / C. SelainWOULD, kita bisa juga pakai modal yang lain seperti COULD / MIGHT / SHOULD.
3. Jika kalimatnya memiliki kata kerja [VERBAL SENTENCE] maka pola kalimat yang memiliki verb yang kita pakai. Contoh: If they came punctually, they would join this exam. Jika tidak memiliki kata kerja [NOMINAL SENTENCE] maka kita harus memakai TOBE [Were] dan rumus dengan TOBE yang harus kita pakai. Contoh: If Sheila were here now, she would meet her twin.
4. Ke dua klausa tersebut bisa saja berbentuk negatif sesuai dengan konteks kalimatnya. 
5. Sebagai pengingat saja bahwa sebuah kalimat pengandaian itu terdiri dari dua klausa. yaitu Klausa Terikat / Dependent Clause dan Klausa Bebas / Independent Clause. penempatan kalimatnya terserah. mau yang dependent dlu kemudian disusul independent atau juga sebaliknya.

bagaimana? apakah sudah bisa lebih paham tentang kalimat conditional sentece type 2? jika masih belum kamu bisa cari refrensi soal-soal di google dengan keyword " contoh soal conditional sentence type 2". mungkin hanya sekian ya artikel tentang contoh conditional sentece type 2 nya. semoga bermanfaat dan salam sukses.

Contoh Conditional Sentece Type 2 dan Kalimat Faktanya

PENGUMUMAN

KUNCI JAWABAN MANDIRI K13N SMA KELAS 10-12 LENGKAP. KLIK DISINI.!

Contoh conditional sentence type 2
Contoh conditional sentence type 2 – Haiiii… semua, apa kabar? Baik kan? Kali ini kita akan belajar apa ya? Ayo coba tebak.! Yaappp.. kamu yang disana benar. Kita akan mempelajari tentang conditional sentence type 2 beserta faktanya. Selain itu kita juga akan belajar contoh kalimat conditional sentence type 2. Conditional sentences atau if clause type 2 ini sedikit berbeda dengan conditional sentence type 1. Namun memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai kalimat pengandaian. Jika belum paham, saya sarankan dulu membaca “contoh kalimat conditional sentence type 1” sebagai refrensi saja. Disana juga tersedia contoh soal dan kalimat faktanya.

Perbedaan mendalam pada conditional sentence type 2 dan 1 yaitu terletak pada penulisan faktanya yang mana fakta conditional sentence type 2 ditulis dalam past tense. Sehingga kadang disebut past conditional sentences.

baca juga : ulasan lengkap conditional sentence type 1 2 dan 3


Contoh conditional sentece type 2

Kegunaan Conditional Sentence Type 2 

If clause type 2 atau Kalimat pengandaian Type II ini dapat digambarkan bahwa situasi atau tindakan yang terjadi di masa sekarang berbeda dengan apa yang sesungguhnya terjadi saat ini. Pembicara menganggap bahwa situasi tidak benar-benar akan berubah. Maksudnya, suatu tindakan bisa saja terjadi di masa depan hanya saja kemungkinannya kecil. Selain itu, si pembicara hanya membayangkan " apa yang akan terjadi jika keadaanya tidak seperti yang terjadi saat ini... "Contoh: If the whether is fine today, i would go to the mountain. “ Jika cuacanya baik hari ini, saya akan pergi ke gunung.” (pada saat berbicara, keadaan cuacanya sedang tidak baik ).

Contoh: If I met him, I would give him an invitation card today.

Pada keadaan ini, aku akan melaksanakan pesta ulang tahun sesuai tanggal yang sudah ditentukan. Aku mencari salah satu sahabatku untuk ku ajak datang ke pesta dengan memberikannya kartu undangan. Saying sekali aku tidak menemukannya meski telah kucari kemanapun. Maka fakta dari pengandaian di atasa adalah “I don’t meet him, so i don’t give him the invitation.”'

Contoh: If Jono had the money, he would buy a  super bike

Aku kenal dengan dengan jono. Aku juga tahu dia penggila motor, ia sering kali menonton moto GP. Dari hal itu aku sudah dapat menentukan, jika jono sudah memiliki uang maka ia akan menghabiskan uangnya untuk membeli super bike. Maka fakta dari kalimat ini adalah “Jono doesn’t have enough money, so he doesn’t buy a sport car.”


Rumus Conditional Sentence Type 2

Sebagai pengingat saja saya tampilkan kembali table dibawah ini semoga dapat dipahami dengan baik.

Dependent Clause
Main Clause
IF + SIMPLE PAST,
PAST FUTURE.
Main Clause
Dependent Clause
PAST FUTURE +
IF + SIMPLE PAST.

Keterangan:
1. Pola kalimat SIMPLE PAST dalam If Clause adalah: S + V2 + O/C untuk kalimat yang memiliki kata kerja dan S + TOBE [WERE] + C untuk kalimat yang tidak memiliki kata kerja. Selain itu, WERE adalah satu – satunya TOBE yang dipakai pada pengandaian type ini.
2. Pola kalimat PAST FUTURE dalam If Clause adalah S + WOULD  + V1 / BE + O / C. SelainWOULD, kita bisa juga pakai modal yang lain seperti COULD / MIGHT / SHOULD.
3. Jika kalimatnya memiliki kata kerja [VERBAL SENTENCE] maka pola kalimat yang memiliki verb yang kita pakai. Contoh: If they came punctually, they would join this exam. Jika tidak memiliki kata kerja [NOMINAL SENTENCE] maka kita harus memakai TOBE [Were] dan rumus dengan TOBE yang harus kita pakai. Contoh: If Sheila were here now, she would meet her twin.
4. Ke dua klausa tersebut bisa saja berbentuk negatif sesuai dengan konteks kalimatnya. 
5. Sebagai pengingat saja bahwa sebuah kalimat pengandaian itu terdiri dari dua klausa. yaitu Klausa Terikat / Dependent Clause dan Klausa Bebas / Independent Clause. penempatan kalimatnya terserah. mau yang dependent dlu kemudian disusul independent atau juga sebaliknya.

bagaimana? apakah sudah bisa lebih paham tentang kalimat conditional sentece type 2? jika masih belum kamu bisa cari refrensi soal-soal di google dengan keyword " contoh soal conditional sentence type 2". mungkin hanya sekian ya artikel tentang contoh conditional sentece type 2 nya. semoga bermanfaat dan salam sukses.
Load Comments

Dapatkan Pembahasan Terupdate

Notifications

Disqus Logo
close